Mengungkapkan Realitas Firman dalam Hidup Sehari-hari
"Kisah Para Rasul 17:11"
Sebagai jemaat Berea, kita dipanggil tidak hanya mendengar firman, tetapi menyelidiki dan mengalami kuasa firman yang hidup dalam setiap aspek kehidupan kita.
Ketika rasul Paulus tiba di Berea, ia mendapati orang-orang Yahudi di kota itu memiliki karakter rohani yang sangat istimewa. Kitab Suci mencatat bahwa mereka lebih baik hatinya daripada orang-orang Yahudi di Tesalonika, karena mereka menerima firman itu dengan segala kerelaan hati dan setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci untuk mengetahui, apakah semuanya itu benar demikian.
Iman yang sejati tidak lahir dari tradisi manusia atau sekadar emosi sesaat, melainkan bersumber dari pengenalan yang mendalam akan gambar kehendak Allah sebagaimana dinyatakan dalam seluruh Kitab Suci Perjanjian Baru.
Gereja Berea Sungrak Indonesia berdiri di atas fondasi ini: memulihkan kuasa rasuli yang nyata, melatih setiap jemaat awam menjadi murid yang berotoritas, serta meneladani ketaatan mutlak kepada Kristus sang Kepala Gereja.
Mari kita terus berkomitmen untuk beribadah setiap Hari Tuhan, membaca dan merenungkan firman setiap hari, setia dalam perpuluhan, memberitakan Injil, dan hidup dalam doa yang tak berkesudahan.
Doa & Berkat:
Tuhan Yesus memberkati kehidupan dan keluarga Anda berlimpah-limpah dalam anugerah dan kuasa firman-Nya. Amin.